1.Hidup Kudus.
lepas dari segala keterikatan ,termasuk rokok, semua yang mengikat dan bersifat addict berdosa. kecanduan pornografi, percabulan, pacaran tidak kudus, dsb.
lepas dari segala keterikatan ,termasuk rokok, semua yang mengikat dan bersifat addict berdosa. kecanduan pornografi, percabulan, pacaran tidak kudus, dsb.
2.Rendah Hati.
Motivasi yang benar dalam pelayanan adalah MENYENANGKAN HATI TUHAN YESUS. pengembangan diri perlu dilakukan tetapi tidak boleh menggeser motivasi sejati, tidak sombong , dan menjadikan ladang pelayanan sebagai ajang kompetisi, siapa yang terbaik , siapa yang kurang baik dan seterusnya .
pelayanan bukan untuk mencari kekayaan atau keuntungan, pelayanan adalah sebuah pengorbanan.
Motivasi yang benar dalam pelayanan adalah MENYENANGKAN HATI TUHAN YESUS. pengembangan diri perlu dilakukan tetapi tidak boleh menggeser motivasi sejati, tidak sombong , dan menjadikan ladang pelayanan sebagai ajang kompetisi, siapa yang terbaik , siapa yang kurang baik dan seterusnya .
pelayanan bukan untuk mencari kekayaan atau keuntungan, pelayanan adalah sebuah pengorbanan.
3. Dimuridkan.
Pelayan-pelayan Tuhan harus dimuridkan , berguna untuk menjaga misi awal
kekristenan yaitu amanat agung Tuhan Yesus.
tanpa dimuridkan , kita hanya akan menjadi penampil-penampil yang hanya jago di mimbar tanpa bisa berkontribusi dalam misi penginjilan. bahkan tidak sedikit orang yang TERJEBAK dengan pesona ENTERTAIMENT di atas mimbar . mereka lebih serius menggeluti penampilan duniawi daripada memperlengkapi diri untuk menjadi murid. sehingga selain melayani , pelayan Tuhan juga harus dibekali dengan passion untuk menginjil.
tanpa dimuridkan , kita hanya akan menjadi penampil-penampil yang hanya jago di mimbar tanpa bisa berkontribusi dalam misi penginjilan. bahkan tidak sedikit orang yang TERJEBAK dengan pesona ENTERTAIMENT di atas mimbar . mereka lebih serius menggeluti penampilan duniawi daripada memperlengkapi diri untuk menjadi murid. sehingga selain melayani , pelayan Tuhan juga harus dibekali dengan passion untuk menginjil.
4. Pemelihara.
Pelayan Tuhan adalah orang-orang yang seharusnya ikut andil dalam pemeliharaan kesatuan jemaat. kenyataanya adalah, para pelayan Tuhan malah tidak jarang menimbulkan perpecahan dan konflik yang seharusnya tidak terjadi.
memang besi menajamkan besi manusia menajamkan sesamanya, tetapi pelayan tidak boleh membuat perpecahan satu dengan yang lain. tidak gampang undur dari gereja karena konflik.
5. Teladan Iman.
Pelayan Tuhan juga berfungsi sebagai teladan iman maksudnya , adalah hidupnya diamati, tingkahnya dianut, perkataannya diteladani, jadi, pelayan Tuhan tidak boleh hidup sembarangan, berkata sembarangan, bertingkah sembarangan, tidak bijak, kekanak-kanakan. Harus setia beribadah, tidak mudah absen.
6.Belajar bertanggung jawab
pada barang yang bukan milik kita. Selama pelayanan di
Gereja, saya diberi tanggung jawab pada beberapa barang/sarana prasarana
miliknya Gereja (miliknya Tuhan tentunya).
7.Belajar untuk bekerja keras
tanpa dibayar. Pelayanan berarti menabung berkat di Surga,
kita melayani di Gereja tanpa mendapat balasan secara langsung. Capek memang, terkadang kesal
karena pekerjaan kita tidak dihargai, but guess what? Tuhan
yang akan membalas kita, karena pada dasarnya di Gereja kita tidak melayani
manusia, kita melayani Allah sendiri dengan cara mengasihi sesama kita
8.Belajar untuk tidak
mementingkan diri sendiri. Pelayanan di Gereja bukanlah
tempat untuk menjadi egois. Kalau mau menjadi egois ya bukan melayani, tapi
dilayani.
9.Belajar berkomunikasi. Kalau
melayani di Gereja, kita tidak bisa tidak untuk berhubungan dengan orang lain.
Pelayanan di Gereja melatih saya untuk berkomunikasi dengan baik. Bukan hanya
isi dari pesan yang harus saya pikirkan tapi bagaimana cara penyampaiannya.
10.Komunitas yang
membangun. Saya paling bersyukur untuk yang satu ini. Saya
memiliki banyak teman, kenalan di Gereja.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar